Politik Kepentingan Front Pembela Islam

Leave a comment

July 14, 2008 by kamalfuadi


Judul Buku : Gerakan Islam Simbolik, Politik Kepentingan FPI

Penulis : Al Zastrouw Ng.

Penerbit : LKiS

Tahun Terbit : 2006

Jumlah Halaman : 192

Mengawali tulisannya, Zastrouw yang dikenal banyak orang karena pernah beberapa tahun menjadi asisten Abdurrahman Wahid (Gus Dur), menelaah dengan cermat sketsa gerakan Islam di Indonesia dari mulai akar gerakan, tipologi gerakan dan eksistensi gerakan Islam di Indonesia masa orde baru dan era 90-an. Penulis menyatakan bahwa perkembangan Islam di Indonesia akhir-akhir ini dimarakkan dengan bangkitnya gerakan Islam radikal-fundamentalis. Munculnya gerakan ini, ditandai dengan kemunculan halaqah-halaqah di kampus dan meningkatnya jamaah-jamaah pengajian dengan pakaian yang khas dan eksklusif (berjilbab dan berjubah besar bagi perempuan, serta bersurban, berjubah, dan berjenggot untuk kaum lelaki).

Dalam mengkaji dan menjawab persoalan-persoalan terkait dengan fenomena kemunculan gerakan-gerakan Islam radikal-fundamental sebagaimana disebutkan di atas, penulis menggunakan dua kerangka teori sekaligus, yaitu 1). Agama sebagai realitas sosial dan, 2). Teori modernisme dan fundamentalisme. Namun dalam perjalanan pengkajian, nantinya, penulis akhirnya berkesimpulan bahwa teori modernisme dan fundamentalisme dianggap tidak memadai untuk memberikan penjelasan mengenai fenomena FPI (Front Pembela Islam) sebagai salah satu gerakan Islam yang dijadikan fokus kajian buku ini.

Penulis akhirnya menggunakan teori pertukaran sosial yang akhirnya bermuara pada kesimpulan bahwa gerakan radikal FPI sebenarnya bukanlah gerakan moral, sebagaimana fenomena gerakan Islam-Kritis. Ia juga bukan gerakan radikal-fundamentalis sebagaimana gerakan Ikhwanul-Muslimin di Mesir, yang memiliki kerangka ideologi yang jelas sebagai basis gerakan. Dengan melihat orientasi dan garis perjuangan FPI, maka penulis buku mengkategorikan gerakan FPI ini sebagai gerakan Islam radikal-politis karena gerakan ini tidak memiliki basis ideologi yang jelas; dalam arti bahwa ia bukanlah gerakan yang memperjuangkan suatu ideologi keagamaan tertentu, tetapi justru lebih merupakan gerakan politik yang menggunakan simbol agama.

Selama ini, orang mungkin selalu tercengang dengan apa yang dilakukan oleh FPI lewat sweeping-sweeping terhadap beberapa diskotik dan klub malam serta tidak ketinggalan gedung-gedung billiard. Namun orang akan lebih tercengang lagi dengan kesimpulan-kesimpulan yang dipaparkan penulis lewat buku ini, seperti realitas anggota FPI yang terdiri dari 1). Haba’ib dan Ulama, 2). Intelektual Kampus, 3). Preman dan Anak-anak Jalanan, 4). Masyarakat Awam dengan kepentingan masing-masing yang berbeda-beda. Kelompok ketiga misalnya, disebutkan penulis memilikin kepentingan untuk mencari perlindungan atas tindakan kejahatan yang mereka lakukan. Selain itu mereka juga menjadikan wadah FPI sebagai wadah untuk mencari keuntungan materil.

Buku ini menarik untuk dijadikan referensi dalam mengkaji fenomena FPI. Lewat buku ini penulis menekankan bahwa yang selama ini dilakukan FPI sebenarnya hanyalah grand-design yang direncanakan oleh aktor-aktor besar yang membentuk FPI demi kepentingan mereka dan merekapun bisa dengan mudah membubarkan FPI. Bukankah tragedi Monas beberapa waktu yang lalu juga memunculkan suara-suara yang menyatakan bahwa sebenarnya FPI memang di adu domba dengan kelompok lain untuk mengalihkan isu kenaikan harga BBM?. Sempat saya berfikir, mungkinkah aktor besar di balik keberadaan FPI menginginkan agar FPI bubar dengan cara seperti ini?. Selepas isu FPI masih banyak isu-isu lain yang bisa dijadikan komoditi pengalihan pandangan kita bukan?.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: