Mengenang Darsana Setiawan, Mengenang Dosen yang Mengajarkan Perlawanan

2

December 6, 2008 by kamalfuadi


Hari itu, 22 Nopember 2008 pukul 17.19, salah seorang teman mengirimkan SMS berisi ucapan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang dosen. Innaalillaahi wa inna ilaihi raaji’uun, telah berpulang ke rahmatullah Bapak tercinta Darsana. Tolong informasikan ke sahabat-sahabat. Begitulah isi pesan singkat di layar handphone saya. Sontak saya langsung memberitahu kepada teman-teman yang memang saat itu ada di dekat saya.

Ingatan saya kembali ke saat-saat dimana pertama kali mengenal beliau. Perkenalan singkat saya dimulai saat teman-teman di semester 7 (waktu itu saya semester 5) menyarankan untuk mengundang Bapak Darsana Setiawan sebagai salah satu pembicara seminar tentang Ujian Nasional. Tidak banyak kesan yang saya tangkap saat pertemuan pertama dengan beliau. Namun sikap ramah dan apresiasi yang tinggi terhadap pendapat mahasiswa membuat saya takjub. Di saat dosen-dosen lain sibuk membangun citra dan wibawa di hadapan mahasiswa, Pak Darsana justru tidak berupaya membangun citra itu. Tanpa pencitraan itupun, bagi saya Bapak Darsana tetap dosen yang memiliki wibawa melebihi wibawa yang sedang dibangun dosen-dosen lain.

Pertemuan dengan beliau selalu saja dipenuhi dengan dialog-dialog provokatif lagi penuh perlawanan atas ketidakadilan yang terjadi dalam dunia pendidikan Indonesia. Pertemuan saya dengan beliaupun dibumbui dengan ungkapan-ungkapan khas dari beliau yang menukik, sarat kritik dan memerlukan perenungan mendalam.

Saat menemui beliau di kediaman. Ada ketakjuban lagi dengan aktivitas yang dijalankan beliau di rumahnya. Setengah dari rumahnya beliau jadikan tempat berlangsungnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). “Ini usulan dari warga komplek”, ujar beliau saat ditanya kenapa ada PAUD di rumah beliau. Maka tak heran saat perjalanan hampir mendekati rumah beliau, orang-orang yang saya tanyai langsung menjawab tahu mengenai siapa dan dimana Darsana Setiawan berada.

Pertemuan berikutnya berlangsung saat beliau sedang bersiap untuk pulang. Melihat saya yang langsung menyalami beliau, sebagai respon atas hal itu, beliau langsung bertanya mengenai aktivitas saya saat itu. Pembicaraanpun berlanjut mengenai kondisi terakhir pendidikan Indonesia, terkait dengan beberapa pemberitaan di media cetak dan beberapa buku baru yang terbit. Tak terkecuali kebijakan-kebijakan pendidikan dari pemerintah. Pertemuan itu rupanya menjadi pertemuan terakhir saya dengan Bapak Darsana Setiawan. Semoga Allah memberikan tempat terbaik bagi Bapak.

Tidak banyak dosen seperti beliau. Tidak banyak dosen yang mengajarkan perlawanan. Tidak banyak dosen yang menyadarkan. Lewat kedekatan yang dibangun tanpa berusaha tampil arogan dan seolah angker. Sebagian besar dosen masih sebatas mengajarkan. Dosen yang berbackground pendidikanpun masih banyak yang tidak menunjukkan bahwa ia adalah pendidik. Sebagian besar dosen berusaha meningkatkan kewibawaan di depan mahasiswa. Kewibawaan yang sebenarnya semu.

2 thoughts on “Mengenang Darsana Setiawan, Mengenang Dosen yang Mengajarkan Perlawanan

  1. Salam Kenal mas Kamal Fuadi…maaf jika saya lancang akan penulisan saya di blog anda…perkenalkan saya Dannie Kurnia Setiawan, putra Darsana setiawan yang ke 2 dari 4 bersaudara. Sebelumnya saya banyak terima kasih atas tulisan mas Kamal atas Ayahanda Kami tercinta, begitu menyentuh hati saat saya membacanya hingga tak tertahan lagi air mata ini…dan saya juga ingin mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian, kepedulian akan ayahanda kami semoga mas Kamal diberikan sejuta keberkahan dan keindahan hati akan sesama…

    terima kasih,

    Dannie K Setiawan
    https://www.facebook.com/dannie.rakandra

  2. kamalfuadi says:

    Terima kasih mas Dannie Kurnia Setiawan. Salam kenal. Saya sangat mengagumi sosok dosen seperti almarhum Ayahanda anda. Semog Ayahanda mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: