Waroeng Tegal: Komunitas Blogger Tegal


Saat teman saya dari Ciamis bercerita tentang komunitas blogger Ciamis dan beberapa aktivitas yang dijalankan, saya jadi iri dan ingin sesegera mungkin mencari teman-teman Tegal yang jadi penggiat blog di dunia maya. Tujuannya memang sepele, hanya ingin menunjukkan ke teman-teman saya yang lain bahwa anak-anak Tegal juga memiliki komunitas yang dapat dibanggakan. Memang bukan hanya alasan itu saja. Tatkala pesta blog dalam skala nasional, Pesta Blogger 2008, diadakan, panitia event tersebut menyatakan bahwa bagi blogger-blogger yang belum memiliki komunitas diharapkan menghubungi komunitas blogger daerah lain, termasuk blogger yang berasal dari Tegal.

Saat membaca beberapa blog milik teman saya dari daerah lain, saya mendapati beberapa banner komunitas blogger daerah. Saat itu saya berharap menemukan banner komunitas blog Tegal yang kemudian dapat saya pasang di blog ini. Saat googling mencari informasi mengenai komunitas blogger daerah, tepatnya dengan keyword tambahan Tegal, tempat kelahiran saya, banyak sekali postingan dari teman-teman Tegal sesama blogger yang juga mencari komunitas blogger Tegal, dan menginginkan agar sesegera mungkin membentuk komunitas blogger Tegal jika memang tidak ada. Namun di salah satu hasil pencarian search engine, saya mendapati alamat http://waroengtegal.org.

Nama yang agak aneh memang. Pasalnya warung tegal pasti identik dengan warung nasi yang menyediakan masakan murah meriah dan rasanya khas Tegal. Saat itu saya berfikir bahwa mungkin alamat ini adalah alamat milik para pemilik warung tegal yang ingin saling bersilaturahim di dunia maya. Bukan tidak mungkin komunitas pemilik warteg itu ada bukan?. Toh mereka juga telah memiliki organisasi, koperasi atau apalah yang berhubungan dengan usaha warteg yang mereka geluti.

Setelah membaca hampir seluruh arsip yang ada di alamat itu, saya baru mengetahui kalau blogger Tegal ternyata sudah membentuk komunitas yang telah berusia lebih dari satu tahun. Yang lebih membanggakan lagi, teman-teman blogger Tegal sangat membangga-banggakan Tegal tanpa merasa rendah diri. Posting-posting yang ada sangat Tegal (Tegal banget gitu deh). Berbeda dengan beberapa teman yang saya temui di pinggir selatan Jakarta, tepatnya di kampus UIN Syarif Hidayatullah Ciputat yang kerap merasa malu mengaku dirinya orang Tegal. Saat berpapasan dengan teman Tegal yang lain misalnya, saya selalu berusaha berkomunikasi dengan bahasa Tegal yang kata orang-orang ngapak-ngapak. Namun teman yang saya temui malah terus menggunakan bahasa Indonesia. Tanpa bermaksud menyepelekan nasionalisme, bahasa Indonesia yang digunakan teman saya ini memang dimaksudkan untuk menghindari pemakaian bahasa Tegal yang mungkin dirasa memalukan. Namun lagi-lagi, dimanapun itu, bahasa Tegal tetap saya pakai saat saya bertemu dengan orang Tegal.

Memang tidak semua teman-teman Tegal bersikap seperti itu. Teman-teman yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tegal (IMT) Ciputat misalnya, tanpa menggunakan bahasa tegal, dengan sudah bergabung dalam komunitas mahasiswa Tegal Ciputat, bagi saya sudah sangat menjunjung tinggi keTegalan mereka. Yang sangat disayangkan adalah bagi teman-teman Tegal yang sudah jarang menggunakan bahasa Tegal juga tidak mau bergabung di komunitas mahasiswa Tegal. Memang ini suatu pilihan yang tidak dapat dipaksakan. Masing-masing orang punya pilihan yang terbaik bagi diri mereka.

Membaca tulisan-tulisan yang disajikan di http://waroengtegal.org kembali akan mengingatkan dan menyegarkan pikiran kita ke tempat-tempat dan suasana Tegal. Pantai Alam Indah (PAI), Obyek Wisata Air Panas Alami Guci, sentra industri Tegal hingga opini mengenai konstelasi perpolitikan di Tegal ada di http://waroengtegal.org. dan sekarang saya bisa bercerita ke teman-teman yang lain bahwa blogger Tegal juga memiliki komunitas. Bravo Tegal!.

Advertisements

27 thoughts on “Waroeng Tegal: Komunitas Blogger Tegal

  1. He…….he…….! caritana iri mas………..? Ulah iri atuh! urang mah ngan ukur masihan sumanget amih mas Kamal teu hilap ka lemah cai. Sugan we………lamun ngiringan kumpulan Blogger daerah, urang tiasa nambihan dulur salembur sanajan urang ayeuna teu hirup di lembur. Kitu……….! BTW Anyway ketabrak busway blog anjeun tambih alus wae mas Kamal! Sae pisan………! Hayu urang hirupkeun budaya silaturahmi ka dulur-dulur urang salembur meskipun ngan ukur lewat blog! Selamat atuh atos ngiringan ka Komunitas Blogger Warung Tegal, dijamin lamun dahar di warung Tegal tiasa gratis lah…..! he…..
    # fid, terjemahin lagi fid ke bahasa Indonesia EYD, gw gak ngerti

  2. ass,,,,,,,,,,
    ne q nax tegal ikutan gabung yooo,,,,,,,
    neng tegal city masih rame?
    salam ngo cah” alumni ctm adb 2008

  3. Salam, nyong bangga kyeh, nang dunia maya akeh wong tegal. Kembangkan terus ya, aja klalen. Nulis sing apik-apik, syukur-syukur tulisane berbobot dadi bisa guna kanggo wong liya. Monngo mampir lah ning blogge inyong….

  4. ya..sebenarnya fear aj y?? gimana imej tegal di indonesia terutama di jakarta..kita semua tahulah.dan itu yg harus di fikirkan(gmn cara mengembalikan imej tegal d indonesia/jakarta??)
    saya juga asli anak tegal,n saat berada di jakarta komunikasi ya pake bhs betawi.n klw lagi di tegal ya pake bhs tegal.kecuali orang tegal berada di tegal pake bhs betawi,menurut km gmn?

  5. dimanapun berada kita memang harus selalu menyesuaikan, namun yang seringkali terjadi adalah rasa malu mengakui sebagai orang Tegal asli dengan berusaha menuntup-nutupi identitas diri. Kalau yang sampeyan lakukan saya setuju. Bagi saya imej Tegal tidak perlu dikembalikan karena tidak ada yang berubah, kecuali perlu memperkokoh bangunan imej itu sendiri.

  6. ” Tegal laka-laka VS Tegal Ana bae ”

    –> Tegal laka-laka
    apa sih artine “tegal laka-laka “jare inyong: pan moci laka duite,pan mangan laka duite,pan tuku klambi laka duite,pan mudik laka duite berarti tegal laka-laka sebenere artine apa??????

    “maning-maning balik tegal kaya kuwe tok,perubahane endi….apa karena laka-laka”laka perubahan””

    –>apa sih artine “tegal Ana bae ” jare inyong :”pan moci ana bae duite,pan mangan ana bae duite,pan tuku klambi ana bae duite,pan mudik ana bae duite berarti tegal ana bae luwih apik nggo brandid tegal.

    🙂

  7. Hello, Nice to see your site. It’s beautifull. My congratulations … fuadinotkamal.wordpress.com I sell the . Write on mine e-mail. [url=http://realcheapviagra.com]viagra shop – veeg – 63176 [/url] 77330 – qu vvi.ag.ra- onnline pharmacy [/url], [/url]
    else Structural cardiovascular anomalies reported in osteogenesis imperfecta include aortic root dilatation and aortic and mitral valve dysfunction.- Baker, Brass et al. – 1998 31 A Proposal for a Description Logic Interface – Bechhofer, Horrocks et al. – 1999 22 Knowledge Representation on the Web – Decker, Fensel et al. 5 Classification Based Navigation and Retrieval for Picture Ar..That’s how Viagra works – Viagra blocks the enzyme phosphodiesterase-5 (PDE5) which is responsible for the neutralization of cGMP.Viagra (Sildenafil) is a highly selective inhibitor of PDE5.Viagra has no effect on bleeding time when taken alone or with aspirin.PMID: 9357856 Role of cyclic AMP- and cyclic GMP-phosphodiesterases in the control of cyclic nucleotide levels and smooth muscle tone in rat isolated aorta. Bye

  8. knp harus malu dgn bahasa sendiri yg katanya “ngapak”,tu warisan moyang yg harus d lestarikan,justru kalo kita tengok d masa lampau,bahasa “ini” d gunakan para pendekar yg cukup terkenal se antero rejo,nyong dewe’bangga dadi wong tegal,kaya ku’e,piss………..

  9. Ass. kang sing apik banget, tulung aku pengin kenal karo kanca-kanca komunitas blogger tegal tp blih weruh alamate tulung ya kirimi aku alamate sing ana nang tegal termasuk para punggawa IT ne,
    terima kasih lan tulung bener-bener di bales posingane kye via emaile aku ya.

  10. Terima kasih atas infonya.Kebetulan saya juga wong Tegal. Lagi cari komunitas blogger Tegal. Tapi waroeng tegal saya buka linknya ko tidak ada lagi ya gan? Apa komunitasnya sudah bubar?!

  11. Hidup Waroeng Tegal. Sesungguhnya, meski saya bukan orang Tegal, tetapi sering juga mampir ke kota ini dalam berbagai kesempatan. Kenapa mesti malu mengaku sebagai Wong Tegal? Banyak penulis terkenal dari Tegal. Ada Mas Eko Tunas, Yon Daryono, Pak Piek Supriyadi (alm). Bahkan Pak Bambang Sadono, bisa jadi seperti sekarang, juga digembleng di kota Tegal. Jadi? Banggalah untuk kota tercinta Tegal. Waroeng Tegal terbukti bisa eksspansi ke mana-mana, berarti kan banyak penggemarnya? Trims infonya, selamat dan sukses selalu untuk Anda semua.

    Salam kompak:
    Obyektif Cyber Magazine
    (obyektif.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s